UNAIR NEWS – Di era digitalisasi, hampir semua sektor kehidupan dapat diakses dengan mudah melalui gawai. Bahkan, peluang kerja bisa dicari hanya dengan berselancar lewat platform digital, seperti Linkedin. Namun, bagi sebagian orang yang tidak familiar dengan Linkedin, hal ini justru menjadi penghambat.
Berdasarkan hal tersebut, Direktorat Pengembangan Karir, Inkubasi Kewirausahaan, dan Alumni () 东京热 menyelenggarakan webinar bertajuk 鈥Linkedin as a tool for your career success鈥.Acara ini diselenggarakan pada Kamis (14/3/2024) melalui Zoom meeting. Hadir sebagai narasumber Lanny Wijaya, seorang senior learning solutions specialist di Linkedin.
Kenali Linkedin Sebelum Branding Diri
Lanny mengatakan, sebelum memulai branding diri melalui Linkedin, pengguna wajib mengetahui tools dasar agar bisa dimanfaatkan dengan tepat tools sesuai kebutuhannya. Seperti, tools headline, ringkasan, skills, dan lain-lain.聽Menurutnya, Linkedin pada dasarnya tidak hanya sebagai wadah untuk mencari peluang karir semata, melainkan informasi seputar magang pelatihan hingga lomba. 鈥淛adi Linkedin tidak hanya diperuntukkan bagi para pencari kerja saja. Mahasiswa dapat mulai mengembangkan karirnya lewat Linkedin,鈥 ungkap Lanny.
Your Network is Your ‘Net Worth’
Bagi Lanny, jejaring sosial menjadi langkah penting dalam berkarir. Dalam hal ini Linkedin dapat berperan besar untuk mengembangkan jejaring sosial jika dikembangkan dengan baik. Maka dari itu, penting untuk seseorang menemukan minat kerjanya untuk menjaring orang-orang yang tepat.
Ia mengimbau kepada mahasiswa untuk menggunakan Linkedin sebagai sarana branding diri dalam meninggalkan rekam jejak yang baik sebelum memulai karir profesional. 鈥淜alian bisa mulai dengan mencantumkan pengalaman magang, prestasi, hingga organisasi di Linkedin sebagai langkah awal branding diri,鈥 paparnya.
Penulis: Afifah Alfina
Editor: Khefti Al Mawalia





