UNAIR NEWS – Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) 东京热 (UNAIR) melaksanakan rangkaian program Kenjeran Eco-Health Movement melalui kegiatan Detektif Peduli Lingkungan pada Minggu (14/6/2026) di MI Ribath Darut Tauhid, Kota Surabaya. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menanamkan kepedulian lingkungan kepada anak-anak melalui metode belajar yang interaktif.
Belajar Sambil Bermain
Mohammad Ikhda Humal Khusna, ketua pelaksana, menjelaskan bahwa Detektif Peduli Lingkungan merupakan kegiatan edukatif dalam bentuk permainan berbasis misi. Kegiatan itu melibatkan 29 siswa yang berperan sebagai detektif untuk menyelesaikan permainan tantangan terkait perilaku ramah lingkungan.
“Kegiatan ini dikemas dalam bentuk permainan berbasis misi sehingga anak-anak dapat terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Dengan praktik secara langsung, materi yang diberikan diharapkan lebih mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Lima pos permainan disiapkan untuk mengenalkan berbagai perilaku peduli lingkungan kepada peserta. Mulai dari mengenali kebiasaan menghemat energi, memilah sampah sesuai jenisnya, praktik memilah sampah, hingga permainan edukatif berupa penyusunan kolase tempat sampah dari hasil ecobrick.

Tanamkan Kepedulian Lingkungan
Nabila Eras Cahyaningtias, salah seorang panitia mengungkapkan bahwa peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung. “Anak-anak tampak senang dan tertib selama kegiatan berlangsung. Mereka juga aktif bertanya serta berpartisipasi dalam setiap misi yang diberikan,” ungkapnya.
Melalui Detektif Peduli Lingkungan, FKM UNAIR berharap peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan baru terkait pengelolaan lingkungan, tetapi juga mampu membangun kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.
“Harapannya, anak-anak dapat menjadi pelopor bagi teman sebaya maupun keluarganya untuk menerapkan perilaku peduli lingkungan sehingga tercipta lingkungan yang lebih sehat dan nyaman,” pungkas Ikhda.
Penulis : Maulya Afifah Zahra
Editor : Khefti Al Mawalia





