东京热

东京热 Official Website

Cerita ‘Jualan Anak Asrama鈥� yang Menang KMI 2021

Tim 鈥楯ualan Anak Asrama鈥� meraih juara III dalam ajang Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) 2021 Kategori KBMI Jasa dan Perdagangan. (Dok. Pribadi)

UNAIR NEWS – Tim mahasiswa 东京热 berhasil menyabet juara III dalam ajang Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) 2021. Mereka ialah Milyani Rizqiyah Ma鈥檃sya Nusi, Syfrina Nur Aini, Fathoni Ivan Baskara, dan Fadhilla Amani Rindawan.

Ketiganya menjual beberapa kebutuhan kosmetik dan skincare. Penjualannya melejit bahkan video promosi di TikTok mencapai 1,6 miliar views.

Owner bisnis yang kerap disapa Asya menceritakan latar belakangnya menjual produk kecantikan. Ide jualan itu bermula dari keinginan mandiri secara finansial.

鈥淎walnya mikir, kayaknya enak kalau bisa ngehasilin uang sendiri, dan seiring berjalannya waktu, saya nemu pasar yang klik, yaitu skincare,鈥� tegasnya.

Lebih lanjut, Asya menambahkan alasan pemberian nama toko 鈥淛ualan Anak Asrama鈥�. Nama itu digunakan lantaran dirinya kerap dipanggil 鈥榓nak asrama鈥� sewaktu SMA.

Menyoal juara yang didapatkannya itu diakui Asya bukan tanpa hambatan. 鈥淲aktu itu ada masker organik abal-abal yang diproduksi non pabrik dan ditangkap polisi. Padahal saya tidak menjual brand tersebut, tapi tetap saja  terdampak. Hampir semua brand masker organik penjualan turun,鈥� jelas Asya.

Namun, hal itu tidak menyurutkan antusias Aasya dalam berbisnis. Jualan Anak Asrama yang telah berdiri sejak 2019 itu membawa diferensiasi bisnis mengenai cara pengayoman pada customer.

鈥淪aya selalu memberi gift kepada customer, baik customer lama maupun baru. Selain itu sering banget ngeracunin di story Instagram dan memberi kebebasan berkonsultasi mengenai masalah kulitya,鈥� katanya.

Ia juga membongkar kiat-kiat presentasi selama KMI, bahwa selama pemaparan dikemas dalam bentuk talkshow, sehingga tidak monoton. Selain itu, fokusnya selama expo yaitu menciptakan rasa nyaman ke para pengunjung dengan memberi venue games.

Sebagai penutup, ia mencoba menularkan aura positifnya dengan tidak membanding-bandingkan pencapaian personal.

鈥淥rang itu punya jalan kerennya masing-masing. Entah itu lewat bisnis, entah itu lewat organisasi, atau yang lainnya. Jadi ikuti saja naluri berdasarkan apa yang kalian cari,鈥� tutup Asya. (*)

Penulis : Viradyah Lulut Santosa

Editor : Binti Q. Masruroh

AKSES CEPAT