Kampus Merdeka Arsip - 东京热 /category/kampus-merdeka/ Tue, 21 Nov 2023 01:05:13 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.1.2 /wp-content/uploads/2026/07/cropped-UNAIR_SEAL_LOGO_2025_RGB-01-small-32x32.png Kampus Merdeka Arsip - 东京热 /category/kampus-merdeka/ 32 32 Raih LPDP di Belanda, Putri Nabilah Pelajari Sustainability untuk Bekal Kontribusi /raih-lpdp-di-belanda-putri-nabilah-pelajari-sustainability-untuk-bekal-kontribusi/ Tue, 21 Nov 2023 01:05:13 +0000 /?p=249406 UNAIR NEWS 鈥� 东京热 (UNAIR) tak pernah berhenti melahirkan alumnus berprestasi. Putri Nabilah adalah salah satunya. Ia kini tengah menempuh pendidikan S2 di Wageningen University & Research, kampus nomor wahid di Belanda versi THE (Times Higher Education) WUR (World University Rankings) 2023.聽 Berawal dari IISMA Putri, sapaan akrabnya, bercerita bahwa keinginannya untuk melanjutkan studi […]

Artikel Raih LPDP di Belanda, Putri Nabilah Pelajari Sustainability untuk Bekal Kontribusi pertama kali tampil pada 东京热.

]]>
UNAIR NEWS 鈥� tak pernah berhenti melahirkan alumnus berprestasi. Putri Nabilah adalah salah satunya. Ia kini tengah menempuh pendidikan S2 di Wageningen University & Research, kampus nomor wahid di Belanda versi THE (Times Higher Education) WUR (World University Rankings) 2023.聽

Putri, sapaan akrabnya, bercerita bahwa keinginannya untuk melanjutkan studi S2 di Belanda berlatar belakang dari pengalamannya ketika mengikuti program pertukaran mahasiswa internasional. Pada tahun 2021, ia lolos dalam program I(Indonesia International Students Mobility Awards) di negara yang sama, tepatnya di University of Twente. Ia memperoleh kesempatan belajar di sana selama satu semester atau setara enam bulan.

Putri mengaku bahwa enam bulan di Belanda terasa sangat singkat. Hal itu membuatnya ingin kembali setidaknya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. 

鈥淎walnya gara-gara IISMA di University of Twente selama enam bulan. Aku merasa bahwa enam bulan itu ternyata singkat banget. Rasanya pengin lebih lama di sana, pengin ada kesempatan balik ke sana buat S2,鈥� terang Mahasiswa Berprestasi UNAIR 2022 itu.

Keinginan untuk kembali ke Belanda itu akhirnya terwujud. Putri mendapatkan kesempatan melanjutkan studi S2 di Belanda melalui program beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan). Ia mempersiapkan beasiswa prestisius itu sembari bekerja dan menuntaskan statusnya sebagai mahasiswa tingkat akhir.

鈥淎ku sempat kerja dulu sebelum lanjut S2 ini. Sembari kerja, aku juga persiapan, mulai dari tes IELTS dan sebagainya. Aku ngerasa perlu trial dan error, jadi sebelum lulus aku mulai persiapan dan nyoba apply supaya tahu medan yang aku lalui lebih awal. Alhamdulillah akhirnya langsung keterima,鈥� jelasnya.

Putri Nabilah, Alumnus UNAIR Lolos LPDP di Wageningen University & Research Belanda (Foto: Dok. Narasumber)

Saat ini, Putri mengambil program Master of Sustainable Business and Innovation Wageningen University & Research. Pengalaman, ketertarikan, dan keinginan untuk membawa perubahan menjadi latar belakang ia memilih program itu. 鈥淎ku memilih itu soalnya berkaitan dengan apa yang dulu aku pelajari. Dulu aku sempat magang di salah satu perusahaan minyak dan batu bara. Di sana aku belajar tentang sustainability (konsep keberlanjutan),鈥� katanya.

Menurutnya, sustainability dan isu-isu perubahan iklim saat ini tengah menjadi diskursus yang banyak menjadi perbincangan. Tidak hanya di kalangan masyarakat global tetapi juga di Indonesia.

Di sisi lain, ia melihat adanya potensi untuk menerapkan konsep sustainability di Indonesia, khususnya di sektor bisnis dan inovasi. 鈥凄颈 Indonesia nanti itu kita bakal ke arah yang lebih sustainable. Mungkin di tahun 2030 nanti, carbon trading bakal ramai, demikian halnya dengan isu-isu climate change. Jadi, aku ambil program ini juga karena mencari alignment dari kebutuhan dan ketertarikan,鈥� ungkap Duta UNAIR 2021 itu.

Seiring bertambahnya pengetahuan tentang sustainability, Putri menilai bahwa sebagian besar masyarakat Indonesia masih belum menerapkan konsep ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, Putri berharap dirinya dapat berkontribusi untuk membawa Indonesia ke arah transisi yang lebih sustainable di berbagai sektor.

鈥淪ering kali kita enggak sadar kalau kita itu berkontribusi pada kerusakan lingkungan. Jadi aku pengin berkontribusi untuk transisi ke arah yang lebih sustainable. Nantinya peranku lebih ke how to help, misalnya perusahaan supaya enggak lagi bergantung ke pemakaian batu bara dan sebagainya,鈥� tegasnya.

Penulis: Yulia Rohmawati
Editor: Feri Fenoria

Artikel Raih LPDP di Belanda, Putri Nabilah Pelajari Sustainability untuk Bekal Kontribusi pertama kali tampil pada 东京热.

]]>
Ikuti Pertukaran Mahasiswa, Ini Cerita Ghina Salsabila Kenalkan Indonesia di SMA di Taiwan /ikuti-pertukaran-mahasiswa-ini-cerita-ghina-salsabila-kenalkan-indonesia-di-sma-di-taiwan/ Fri, 17 Nov 2023 02:57:02 +0000 /?p=249165 UNAIR NEWS – Outbound Mobility Program merupakan salah satu program yang diadakan oleh Airlangga Global Engagement (AGE) untuk menyediakan akses pertukaran mahasiswa 东京热 ke kampus global yang ada dibelahan dunia. Program ini merupakan wujud UNAIR dalam memfasilitasi mahasiswanya berkembang tidak hanya didalam negeri, namun juga di luar negeri.聽 Ghina Salsabila atau akrab disapa Gigi, […]

Artikel Ikuti Pertukaran Mahasiswa, Ini Cerita Ghina Salsabila Kenalkan Indonesia di SMA di Taiwan pertama kali tampil pada 东京热.

]]>
UNAIR NEWS – Outbound Mobility Program merupakan salah satu program yang diadakan oleh (AGE) untuk menyediakan akses pertukaran mahasiswa 东京热 ke kampus global yang ada dibelahan dunia. Program ini merupakan wujud UNAIR dalam memfasilitasi mahasiswanya berkembang tidak hanya didalam negeri, namun juga di luar negeri.聽

Ghina Salsabila atau akrab disapa Gigi, merupakan mahasiswa jurusan Sastra Inggris Fakultas Ilmu Budaya 东京热 yang mendapatkan kesempatan mengikuti pertukaran mahasiswa ke Taiwan melalui program Outbound Mobility Program AGE. Program ini menjadi langkah awal bagi dirinya untuk dapat menemukan banyak pengalaman berharga selama mengikuti exchange, salah satunya yaitu menjadi volunteer untuk pelajar SMA di Taiwan. 

Pada program pertukaran mahasiswa kali ini, Gigi memilih Chinese Culture University (Zhongguo Wenhua Daxue) sebagai kampus tujuan. Karena latar belakang jurusannya di UNAIR adalah sastra inggris, ia pun mengambil mata kuliah belajar bahasa, yaitu bahasa Inggris dan Mandarin pada kampus tersebut.聽

Selain proses belajar mengajar yang didapatkan dalam program exchange ini, Gigi juga mendapatkan pelayanan yang sangat baik dari kampus tujuan. Dalam hal ini yaitu memfasilitasi mahasiswa internasional dalam mengeksplor Taiwan mulai dari tempat hingga budayanya. 鈥凄颈 kampus aku khususnya bagian international office, sangat mengayomi international student-nya. Kita jalan-jalan gratis di sekitar Taipei pakai bus kota. Disana kita outdoor activity sambil mengenal budaya-budaya Taiwan. Disana kita juga suka bikin kerajinan-kerajinan tangan鈥� ungkapnya. 

Pada sesi wawancara, Gigi mengungkapkan bahwa dirinya mendapatkan kesempatan berharga mengikuti cultural exchange yang juga diikuti oleh mahasiswa inter lainnya. Dalam hal ini Gigi mendapatkan kesempatan untuk mengenalkan Indonesia ke anak-anak SMA Shin Shing High School di Taipei. Kesempatan tersebut ia dapatkan lantaran dirinya yang memiliki kemampuan fasih berbahasa Inggris. 鈥淎ku dapat kesempatan buat mengenalkan Indonesia ke anak-anak SMA di Shin Shing High School. Kita bikin poster tentang budaya negara kita masing-masing dan poster tersebut dipresentasikan. Alhamdulillah aku dan tim dapat juara 2鈥� ujarnya.聽

Ghina Salsabila, Mahasiswa Sastra Inggris Fakultas Ilmu Budaya 东京热 dapatkan kesempatan ikuti exhange ke Chinese Culture University di Taiwan.

Menjadi mahasiswa berhijab dalam lingkungan minoritas muslim menjadi tantangan terbesar bagi Gigi saat dirinya mulai menjejakan kaki di kampus Zhongguo Wenhua Daxue. 鈥淧adahal Taiwan sendiri menjadi negara dengan pendatang muslim terbanyak. Dan yang aku cari tahu di kampus lain di Taiwan ada komunitas muslimnya. Ternyata karena kampusku berada jauh dari pusat kota dan berada di daerah pegunungan, itu jadi alasan yang aku ketahui kenapa kampusku ga ada muslim community 苍测补鈥�.&苍产蝉辫;

Gigi juga mengungkapkan bahwa dirinya sempat merasa kesulitan dalam memilih makanan halal di daerah kampusnya. Untuk mendapatkan makanan yang benar-benar memiliki label halal cukup sulit karena ia harus menuruni gunung lantaran makanan dengan label halal hanya tersedia di pusat kota. Karena menuruni gunung setiap ingin mencari makanan dirasa tidak mungkin dilakukannya setiap hari, akhirnya Gigi belajar untuk dapat melihat komposisi makanan yang ingin dibelinya terlebih dahulu dan memastikan tidak ada bahan-bahan non-halal didalamnya.聽

Ghina Salsabila, Mahasiswa Sastra Inggris Fakultas Ilmu Budaya 东京热 dapatkan kesempatan ikuti exhange ke Chinese Culture University di Taiwan.

Mengikuti exchange menjadi suatu kesempatan yang banyak digandrungi oleh banyak orang. Namun hal tersebut Gigi sarankan agar diikuti dengan tujuan yang jelas. 

鈥淪aran untuk teman-teman yang ingin mengikuti program exchange harus tahu present, goals nya mau apa di exchange ini. Jangan sampai kita kehilangan arah pas udah sampai di negara tujuan. Hal tersebut penting supaya punya alasan kenapa harus exchange dan punya tujuan setelah exchange agar kita tetap terkompas. Jangan sampai kita kehilangan arah pas udah sampai negara tujuan. Kalau sudah tahu tujuan,  jangan lupa cari tahu lebih menyeluruh tentang kampus yang mau dituju, supaya dapat informasi tentang kampus tersebut secara faktual鈥� ujarnya menutup sesi wawancara. 

Penulis: Maryam Fauziah

Editor: Feri Fenoria

Artikel Ikuti Pertukaran Mahasiswa, Ini Cerita Ghina Salsabila Kenalkan Indonesia di SMA di Taiwan pertama kali tampil pada 东京热.

]]>
Lolos IISMA, Mahasiswa UNAIR Kenalkan Budaya Indonesia di Ceko /lolos-iisma-mahasiswa-unair-kenalkan-budaya-indonesia-di-ceko/ Fri, 17 Nov 2023 01:24:17 +0000 /?p=249095 UNAIR NEWS 鈥� Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) 东京热 (UNAIR), Raselly Elfa Putri berhasil lolos program Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) 2023. Lewat program itu, ia berkesempatan mencicipi perkuliahan di Palacky University Olomouc, Republik Ceko selama satu semester. Menjadi satu di antara ribuan mahasiswa terpilih tentu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi perempuan yang akrab […]

Artikel Lolos IISMA, Mahasiswa UNAIR Kenalkan Budaya Indonesia di Ceko pertama kali tampil pada 东京热.

]]>
UNAIR NEWS 鈥� Mahasiswa , Raselly Elfa Putri berhasil lolos program Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) 2023. Lewat program itu, ia berkesempatan mencicipi perkuliahan di Palacky University Olomouc, Republik Ceko selama satu semester.

Menjadi satu di antara ribuan mahasiswa terpilih tentu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi perempuan yang akrab disapa Selly itu. Pasalnya, impian untuk belajar di Benua Biru itu akhirnya dapat terwujud. Di sisi lain, ia sempat gagal dalam IISMA 2022 sehingga kesempatan ini menjadi anugerah yang sangat ia syukuri. 鈥淭entunya sangat senang dan bersyukur karena saya berhasil mencapai salah satu impian besar saya. Terlebih lagi saya pernah mengalami kegagalan sebelumnya,鈥� ujarnya, Rabu (15/11/2023).

Raselly Elfa Putri, Mahasiswa FIB UNAIR Awardee IISMA Palacky University Olomouc 2023 (Foto: Dok. Narasumber)

Kepada UNAIR NEWS, Selly menceritakan beragam pengalaman baru yang ia alami. Dari sisi akademik misalnya, ia merasakan perbedaan yang kentara dalam kultur akademik antara Ceko dengan Indonesia. 鈥凄颈 sini aku melihat budaya akademiknya lebih santai daripada di Indonesia. Jadi, sebagian besar dosen mengajar dengan metode peer teaching, jadi enggak ada batasan dengan mahasiswa. Selain itu, di sini juga sangat terbuka untuk berdiskusi,鈥� tuturnya.

Pengalaman lainnya yang Selly dapat ialah ketika bertemu dengan Kakek Yono, sosok yang melatarbelakangi terciptanya film 鈥淪urat dari Praha鈥�. Pertemuan itu menjadi momen mengesankan bagi Selly. Pasalnya, ia bisa belajar sejarah hingga nilai-nilai kehidupan dari sosok tersebut.

鈥淎ku juga sempat bertemu dengan Kakek Yono, eksil Indonesia di Praha. Kami bertemu saat aku berkunjung ke KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) di sana. Senang rasanya, sedikit banyak bisa sharing dengan beliau,鈥� terang mahasiswa berprestasi FIB UNAIR 2021 itu.

Sebagai awardee IISMA, Selly merasa bahwa ia memiliki tanggung jawab besar. Bukan saja bertanggung jawab untuk belajar sepenuhnya, tetapi juga untuk mengenalkan budaya Indonesia.

Salah satu upaya pengenalan budaya itu ia lakukan melalui acara Djoempa Pemoeda. Acara itu merupakan acara kolaborasi antara awardee IISMA, PPI (Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia), dan KBRI yang sekaligus bertujuan memperingati Hari Pahlawan Nasional.

Djoempa Pemuda terdiri dari rangkaian pertunjukan sebagai bentuk pengenalan budaya Indonesia, misalnya penampilan tarian dan perjamuan makanan tradisional. Acara Djoempa Pemoeda ini berhasil menarik minat para mahasiswa asing lainnya. Mereka, imbuh Selly, menunjukkan antusiasme tinggi saat berkenalan dengan budaya Indonesia.

鈥凄颈 event itu kami menyajikan tari-tarian daerah. Kami juga menjamu para pengunjung dengan makanan tradisional Indonesia. Mereka ternyata suka dengan kuliner Indonesia yang kami sajikan, mulai dari abon, nasi goreng, pisang goreng, hingga rendang,鈥� ungkap Selly.

Tentu saja upaya mengenalkan budaya Indonesia ini masih akan terus berlanjut. Bersama rekan-rekannya, ia berharap dapat terus menggelar kegiatan promosi untuk menjadikan budaya Indonesia lebih mendunia.

鈥淎ku merasa sebagai awardee IISMA aku harus bisa menjadi jembatan untuk mengenalkan budaya Indonesia ke luar. Aku sangat berharap aku dapat memaksimalkan kesempatan untuk mempromosikan Indonesia di mata dunia lewat program ini,鈥� tegasnya.

Penulis: Yulia Rohmawati

Editor: Feri Fenoria

Artikel Lolos IISMA, Mahasiswa UNAIR Kenalkan Budaya Indonesia di Ceko pertama kali tampil pada 东京热.

]]>
Lolos Magang Bersertifikat, Mahasiswa FTMM Bagikan Pengalaman Jadi Seorang Data Analyst /lolos-magang-bersertifikat-mahasiswa-ftmm-bagikan-pengalaman-jadi-seorang-data-analyst/ Fri, 10 Nov 2023 04:10:28 +0000 /?p=248230 UNAIR NEWS – Mengikuti program magang bersertifikat menjadi hal yang banyak diimpikan oleh kalangan mahasiswa semester V lima hingga VII tujuh suatu perguruan tinggi. Dapat mempraktiekkan pelajaran pelajaran selama berkuliah adalah salah satu goals yang ingin dicapai. Program Magang Bersertifikat yang diadakan oleh kampus merdeka tersebut membawa banyak manfaat bagi para mahasiswa untuk dapat mempersiapkan […]

Artikel Lolos Magang Bersertifikat, Mahasiswa FTMM Bagikan Pengalaman Jadi Seorang Data Analyst pertama kali tampil pada 东京热.

]]>
UNAIR NEWS – Mengikuti program magang bersertifikat menjadi hal yang banyak diimpikan oleh kalangan mahasiswa semester V lima hingga VII tujuh suatu perguruan tinggi. Dapat mempraktiekkan pelajaran pelajaran selama berkuliah adalah salah satu goals yang ingin dicapai. Program Magang Bersertifikat yang diadakan oleh kampus merdeka tersebut membawa banyak manfaat bagi para mahasiswa untuk dapat mempersiapkan mental di dunia kerja.聽

Khansa Mutiara Kheeda atau akrab disapa Muti merupakan mahasiswa , jurusan 东京热 yang lolos dan berhasil menempati posisi Data Analyst pada perusahaan Lembaga Manajemen Infaq (LMI). Mengambil posisi data analyst pada program magang kali ini menjadi salah satu wujud Muti untuk dapat memprakteikkan dan mendalami dunia IT yang selaras dengan jurusannya di UNAIR. 

Dunia kerja yang memiliki perbedaan yang cukup besar dengan dunia perkuliahan menjadi tantangan tersendiri bagi Muti untuk dapat bertanggung jawab dan bekerja dengan baik terhadap tugas yang diamanahkan kepada dirinya. Pengalaman bertemu dengan orang-orang baru yang memiliki latar belakang dan keahlian yang berbeda menjadi pengalaman dunia kerja yang Muti sebutkan dalam proses wawancara. 

鈥淏enefit yang aku dapetin selama magang, yaitu bisa ketemu orang-orang baru dari kampus lain dengan keahlian yang beda-beda. Bisa saling sharing dan bertukar ilmu. Aku yang awalnya gak paham banget tentang web developer, terus gara-gara temenku ada yang ahli di bidang tersebut, kita bisa belajar bareng.聽 Selain itu, aku juga dapet pengalaman kerja yang ternyata ga semudah itu., Mmulai dari tugas-tugas yang kadang dateng dadakan. Pekerjaan yang diamanahkan ke kita juga gak bisa kita kerjain dengan asal-asalan karena kita punya tanggung jawab yang besar akan hal itu,鈥� tuturnya.聽

Mengambil program magang yang bertempat di Surabaya menjadi alasan Muti menjadikan LMI sebagai tempat magang pertama yang dipilihnya. Ia mengatakan, 鈥淎lasan aku milih LMI karena magang di LMI lokasinya di Surabaya, jadi bisa lebih mudah kalau mau ngambil mata kuliah ataupun mau bimbingan鈥�. 

latar belakang LMI yang berfokus pada kesejahteraan umat islam melalui zakat, infaq, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) menjadi alasan lain untuk ia mengambil perusahaan LMI sebagai tempat magang di semester ini. Hal tersebut selaras dengan keinginannya sebagai seorang muslim untuk dapat berkontribusi dalam mensejahterakan saudara sesamanya. 

鈥淎lasan lain aku milih LMI karena LMI kan lembaga islam. Sebagai seorang muslim aku mau ada kontribusi untuk bisa berkecimpung dalam magang ini. Walaupun aku berfokusnya dengan data-data, tapi hal tersebut juga menjadi hal penting dalam keberlangsungan perusahaan,鈥� lanjutnya.聽

Pada sesi terakhir wawancara, Muti menceritakan terkait rencananya setelah mengikuti magang di semester ini. Di semester depan, Mmuti berencana untuk melanjutkan kegiatan kuliahnya agar dapat lebih memperdalam materi perkuliahan secara teoritical maupun technical. Ia juga berharap, dengan memiliki pengalaman magang menjadi seorang data analyst, ia dapat mencoba freelance yang berhubungan dengan data sains seperti jurusannya di UNAIR. 

Muti menyebutkan bahwa dalam proses seleksi, CV menjadi salah satu indikator perusahaan dalam melihat calon pendaftarnya. Ia berpesan untuk dapat mempercantik CV bagi mahasiswa yang ingin mendaftar magang. 

Terakhir Ia juga berpesan 鈥淜ita mengikuti magang itukan beberapa tujuannya untuk menambah skill ya, tapi kita juga harus ingat bahwa saat kita datang ke tempat magang, kita juga harus ngasih value kita ke perusahaan itu鈥� tutupnya dalam sesi wawancara. 

Penulis: Maryam Fauziah聽

Editor: Feri Fenoria

Artikel Lolos Magang Bersertifikat, Mahasiswa FTMM Bagikan Pengalaman Jadi Seorang Data Analyst pertama kali tampil pada 东京热.

]]>
Kisah Mahasiswa UNAIR Eksplor Kanada Melalui IISMA di University of Waterloo /kisah-mahasiswa-unair-eksplor-kanada-melalui-iisma-di-university-of-waterloo/ Fri, 27 Oct 2023 09:48:51 +0000 /?p=245910 UNAIR NEWS 鈥� Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengusung kebijakan Kampus Merdeka guna memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengeksplor berbagai ilmu pembelajaran di luar perguruan tinggi. Mahasiswa dapat mengikuti pembelajaran di berbagai perguruan tinggi terbaik dunia melalui program Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA). Salah satu mahasiswa 东京热 (UNAIR) yang berhasil menerima […]

Artikel Kisah Mahasiswa UNAIR Eksplor Kanada Melalui IISMA di University of Waterloo pertama kali tampil pada 东京热.

]]>
UNAIR NEWS 鈥� Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi mengusung kebijakan Kampus Merdeka guna memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengeksplor berbagai ilmu pembelajaran di luar perguruan tinggi. Mahasiswa dapat mengikuti pembelajaran di berbagai perguruan tinggi terbaik dunia melalui program Indonesian International Student Mobility Awards .

Salah satu mahasiswa 东京热 (UNAIR) yang berhasil menerima beasiswa IISMA adalah Syasya Nadia Rahmah. Mahasiswi Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin tersebut saat ini tengah menjalani perkuliahan di University of Waterloo, Kanada akhir Desember 2023 mendatang.

Belajar dan Berubah

Syasya membagikan pengalamannya mengikuti IISMA kepada UNAIR NEWS. Perjalanan yang ia tempuh dari Indonesia memakan waktu tiga hari yang meliputi Surabaya, Jakarta, Incheon, Narito, Montreal, hingga Toronto. 

鈥淜etika sampai di Waterloo, suasana kampus masih sepi dan cuacanya sangat dingin. Aku juga mengalami jet lag, jadwal tidur menjadi terbalik 180 derajat. Beberapa hari kemudian, aku mengikuti berbagai kegiatan yang sangat seru hingga empat hari berturut-turut,鈥� terang Syasya.

Butuh dua minggu baginya untuk beradaptasi setibanya di Kanada. Pengalaman belajar menjadi sebuah perjalanan mandiri yang penuh tantangan bagi mahasiswi asal Malang itu. Sebelum memulai pembelajaran, mahasiswa diberi waktu untuk mempelajari dan memahami materi terlebih dahulu.

Fall Tree Planting, Syasya turut serta mempersiapkan lokasi dan menanam berbagai pohon dalam rangka mendukung keanekaragaman hayati dan alam di kampus. (Sumber: Syasya)

University of Waterloo menggunakan dua pendekatan utama dalam sistem pembelajarannya. Kuliah umum berfokus pada penyampaian penyampaian materi secara langsung dan biasanya dihadiri oleh 200 hingga 300 mahasiswa. Di sisi lain, tutorial merupakan kelas kecil dengan yang dirancang untuk diskusi secara mendalam.

鈥淎ku kebanyakan kelas pagi, sehari mengikuti satu hingga dua. Terdapat satu kelas yang selesainya sekitar pukul sembilan malam. Kelas yang LEC cenderung lebih santai, namun aku harus banyak belajar agar tidak ketinggalan. Profesor yang mengajar sering menanya dan mengajak diskusi, dengan konten yang tidak terlalu high context,鈥� jelas Syasya.

Eksplor Tempat Baru

Syasya aktif dalam berbagai kegiatan di University of Waterloo. Mahasiswi Rekayasa Nanoteknologi (RN) itu mengikuti beberapa kegiatan seperti Chinese Martial Arts, Skate Club, dan beberapa kegiatan sukarelawan.

鈥凄颈 Waterloo sering sekali terdapat event ataupun volunteering seperti pembicara, rally, hingga gatherings yang tidak membutuhkan biaya pendaftaran. Selain mengikuti kegiatan kampus, aku sering mengeksplor daerah Waterloo. Di sini menggunakan Watcard (seperti KTM) untuk bepergian, kalau transportasi dalam Waterloo menggunakan ION Train dan GRT Bus Gratis,鈥� ungkapnya.

Selain aktif dalam berbagai kegiatan kampus, Syasya juga senang mengeksplor hal baru. Ia semaksimal mungkin memanfaatkan waktunya untuk berkunjung ke tempat baru seperti park, kawasan yang menjual makanan, hingga hidden spots yang hanya diketahui oleh warga lokal.

鈥淪ementara ini, aku sudah ke Toronto dan Niagara Falls. Ketika di Toronto, aku merasa ini seperti di film, gedung pencakar langit modern, dan beragam orang kumpul di kota metropolitan Kanada ini. Senang banget, masyarakat di sini sangat ramah dan baik banget memberi bantuan selama perjalanan,鈥� ucap Syasya.

Syasya memberi pesan bahwa mahasiswa harus berani mengambil keputusan dan menghadapi berbagai rintangan. Percaya diri, kerja keras, dan belajar dengan giat adalah kuncinya. (*)

Penulis: Maissy Ar Maghfiroh

Editor: Binti Q. Masruroh

Artikel Kisah Mahasiswa UNAIR Eksplor Kanada Melalui IISMA di University of Waterloo pertama kali tampil pada 东京热.

]]>
Perjalanan Menantang Mahasiswa UNAIR Ikuti IISMA di University of Szeged Hungaria /perjalanan-menantang-mahasiswa-unair-ikuti-iisma-di-university-of-szeged-hungaria/ Fri, 27 Oct 2023 04:19:21 +0000 /?p=245832 UNAIR NEWS 鈥� 东京热 (UNAIR) tercatat aktif dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), khususnya pada Indonesian International Student Mobility Award (IISMA). Kegiatan tersebut merupakan program beasiswa oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk mendukung mahasiswa Indonesia dalam menjalani mobilitas satu semester di perguruan tinggi terkemuka dunia. Sebanyak 57 mahasiswa UNAIR berhasil […]

Artikel Perjalanan Menantang Mahasiswa UNAIR Ikuti IISMA di University of Szeged Hungaria pertama kali tampil pada 东京热.

]]>
UNAIR NEWS 鈥� 东京热 (UNAIR) tercatat aktif dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), khususnya pada Indonesian International Student Mobility Award (IISMA). Kegiatan tersebut merupakan program beasiswa oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk mendukung mahasiswa Indonesia dalam menjalani mobilitas satu semester di perguruan tinggi terkemuka dunia.

Sebanyak 57 mahasiswa UNAIR berhasil menerima beasiswa IISMA dan tengah menjalani kegiatan perkuliahan di berbagai perguruan tinggi dunia. Salah satunya adalah Muhammad Salman Sanie Smeer, mahasiswa Rekayasa Nanoteknologi, Fakultas Teknologi Maju dan Multidisplin (). Ia berhasil menerima beasiswa IISMA di University of Szeged, Hungaria.

Berani Manfaatkan Peluang

University of Szeged merupakan salah satu perguruan tinggi terbaik di Eropa, khususnya dalam bidang health sciences. Perguruan tinggi tersebut juga terkenal dengan perpustakaan terbesar di Eropa Tengah serta Timur. Hal tersebut menjadi pertimbangan Salman dalam menentukan perguruan tinggi tujuan program IISMA.

Pengalaman akademik dan profesional tingkat internasional merupakan alasan terbesar Salman untuk mengikuti program IISMA. Menurutnya, menempuh pendidikan di luar negeri akan membuka pintu untuk memahami perspektif global, mengembangkan jaringan yang luas, dan meningkatkan keterampilan bahasa serta pemahaman lintas budaya.

Butuh waktu sekitar tiga bulan bagi Salman untuk mempersiapkan pendaftaran IISMA. Mulai dari melengkapi dokumen hingga seleksi wawancara. Berkat semangat dan keyakinan, Salman berhasil lolos hingga tahap akhir sebagai penerima beasiswa IISMA di perguruan tinggi impiannya itu.

Salman bersama mahasiswa internasional saat Orientation Day. (Sumber: Salman)

鈥淲awancara merupakan tahap tersulit menurutku. Sebab jadwalnya bertabrakan dengan Ujian Tengah Semester (UTS). Waktu untuk mempersiapkannya juga sangat singkat, hanya lima hari. Sebenarnya cukup sulit untuk membagi waktu antara belajar UTS dan persiapan wawancara,鈥� jelasnya.

Hadapi Culture Shock聽

Tidak dapat dimungkiri, Salman mengalami beberapa culture shock setibanya di Hungaria. Masyarakat setempat sangat menghargai pejalan kaki. Mobil-mobil di jalan akan berhenti cukup jauh ketika mengetahui terdapat pejalan kaki yang ingin menyeberang. Hal lainnya yang mengagetkannya adalah makanan di negara daerah Magyar tersebut cenderung tidak berempah seperti di Indonesia. Sehingga, ia lebih sering memasak dari pada membeli di luar.

鈥淢ayoritas masyarakat di Hungaria tidak dapat berbahasa Inggris. Mereka menggunakan bahasa aslinya yaitu bahasa Magyar. Aku mengalami sedikit kesulitan untuk berinteraksi dengan mereka. Namun, itu semua aku atasi dengan mengikuti extra class untuk mempelajari bahasa setempat,鈥� jelasnya.

Salman mengaku IISMA merupakan program yang sangat bermanfaat dan tidak akan terlupakan. Melalui IISMA, mahasiswa mendapatkan pengalaman internasional yang harganya tak akan ternilai. Pengalaman tersebut sangat berguna untuk perkembangan mahasiswa ke depannya.

鈥淪etelah kegiatan ini berakhir, aku ingin mengaplikasikan pengetahuan dan berbagi pengalaman untuk berkontribusi bagi Indonesia. Kita harus percaya diri karena itu merupakan kunci keberhasilan. Jangan lupa, di balik usaha keras, pasti ada doa yang kuat. Work for your world as if you will live forever, and work for your Hereafter as if you will die tomorrow,鈥� tutup Salman. (*)

Penulis: Maissy Ar Maghfiroh 

Editor: Binti Q. Masruroh

Artikel Perjalanan Menantang Mahasiswa UNAIR Ikuti IISMA di University of Szeged Hungaria pertama kali tampil pada 东京热.

]]>
Mahasiswa UNAIR Wujudkan Impian Kuliah di University of Edinburgh Melalui IISMA /mahasiswa-unair-wujudkan-impian-kuliah-di-university-of-edinburgh-melalui-iisma/ Thu, 26 Oct 2023 09:19:04 +0000 /?p=245612 UNAIR NEWS 鈥� Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) merupakan kegiatan mobilitas internasional yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengikuti pembelajaran, mengembangkan kemampuan, dan mendapatkan pemahaman lintas budaya, serta mempersiapkan generasi yang dapat berkontribusi pada masyarakat dan dunia. Melalui program IISMA, mahasiswa dapat memilih perguruan tinggi di luar negeri dan menjalani perkuliahan selama satu semester. […]

Artikel Mahasiswa UNAIR Wujudkan Impian Kuliah di University of Edinburgh Melalui IISMA pertama kali tampil pada 东京热.

]]>
UNAIR NEWS 鈥� merupakan kegiatan mobilitas internasional yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengikuti pembelajaran, mengembangkan kemampuan, dan mendapatkan pemahaman lintas budaya, serta mempersiapkan generasi yang dapat berkontribusi pada masyarakat dan dunia. Melalui program IISMA, mahasiswa dapat memilih perguruan tinggi di luar negeri dan menjalani perkuliahan selama satu semester.

Fathia Feriztha Saifuddin, mahasiswi program studi Fakultas Teknologi Maju dan Multidisplin (FTMM) UNAIR, penerima beasiswa IISMA saat ini tengah menjalani perkuliahan di University of Edinburgh hingga 23 Desember 2023 mendatang.

鈥淎ku memilih University of Edinburgh sebab course yang tersedia sesuai dengan minatku. Selain itu, perguruan tinggi ini secara konsisten masuk ke dalam 50 perguruan tinggi terbaik di dunia selama beberapa tahun terakhir. Budaya Skotlandia dan arsitekturnya yang menarik juga memikat hatiku memilihnya,鈥� ungkap Thia, sapaan karibnya.

Arsitektur Kuno hingga Ragam Kegiatan Non-akademik

Kepada UNAIR NEWS, mahasiswi angkatan 2020 tersebut mengungkapkan bahwa setibanya di Edinburgh, ia merasakan perbedaan yang cukup kentara. Terdapat beragam arsitektur dengan ciri khas seperti arsitektur Medieval (abad pertengahan), Georgian, dan Neo-classical.

鈥淲alau sebagian bangunan yang terdapat di kampus mengikuti arsitektur modern, tetapi masih terdapat bangunan-bangunan dengan arsitektur kuno yang dikenal dengan Old College. Old College merupakan bagian ikonis University of Edinburgh yang biasanya sebagai kelas mahasiswa hukum,鈥� tutur Thia.

Selain kegiatan akademik, University of Edinburgh juga menyediakan berbagai kegiatan non-akademik. Beberapa kegiatan tersebut adalah sports club sebagai wadah bagi mahasiswa yang tertarik dengan olahraga dan society untuk menyalurkan minat mahasiswa.

鈥淏anyak sekali sports club dan society yang ditawarkan. Butuh empat hari untuk memperkenalkan kegiatan non-akademik kepada mahasiswa melalui pameran,鈥� ucap Thia.

Berani Menghadapi Tantangan dan Keraguan

Butuh persiapan dan perjalanan yang menantang bagi Thia sehingga menjadi penerima beasiswa IISMA. Ia berhasil melewati dua tahap yaitu tahap administrasi dan tahap wawancara.

Pada tahap administratif, pendaftar mengunggah beberapa dokumen seperti sertifikat bahasa Inggris, esai sebanyak empat buah, surat dari kepala program studi, surat yang diberi tanda tangan orang tua, dan lain sebagainya. Setelah dinyatakan lolos pada tahap pertama, mahasiswa akan lanjut ke tahap wawancara yang berlangsung menggunakan bahasa Inggris dengan durasi maksimal 30 menit.

Menurut Thia, hal pertama yang terdapat dalam diri mahasiswa ketika hendak mengikuti IISMA atau pertukaran mahasiswa lainnya adalah keraguan. Jangan pernah mundur, melainkan lawan rasa ragu tersebut dan berani untuk mencoba. Hasil yang tidak sesuai ekspektasi dapat menjadi pembelajaran untuk lebih baik ke depannya.

鈥淪elalu ada pembelajaran berharga dari kegagalan dan ini menjadi bekal untuk kesempatan berikutnya. If you鈥檙e brave enough to dream it, then be brave to do something about it to make it a reality,鈥� tutup Thia. (*)

Penulis: Maissy Ar Maghfiroh

Editor: Binti Q. Masruroh

Artikel Mahasiswa UNAIR Wujudkan Impian Kuliah di University of Edinburgh Melalui IISMA pertama kali tampil pada 东京热.

]]>
Magang di INKA, Mahasiswa FTMM Terlibat dalam Proyek Kereta Api /magang-di-inka-mahasiswa-ftmm-terlibat-dalam-proyek-kereta-api/ Fri, 20 Oct 2023 09:22:08 +0000 /?p=244357 UNAIR NEWS 鈥� Kegiatan magang merupakan peluang emas bagi mahasiswa untuk menjelajah di dunia kerja. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyediakan beragam pilihan program magang yang dapat mahasiswa ikuti. Salah satunya adalah Program Kompetisi Kampus Merdeka (PK-KM). Muhammad Rafi Athallah Jatmiko mahasiswa Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM) 东京热 (UNAIR) tengah menjalani […]

Artikel Magang di INKA, Mahasiswa FTMM Terlibat dalam Proyek Kereta Api pertama kali tampil pada 东京热.

]]>
UNAIR NEWS 鈥� Kegiatan magang merupakan peluang emas bagi mahasiswa untuk menjelajah di dunia kerja. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyediakan beragam pilihan program magang yang dapat mahasiswa ikuti. Salah satunya adalah Program Kompetisi Kampus Merdeka Muhammad Rafi Athallah Jatmiko mahasiswa Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin 东京热 (UNAIR) tengah menjalani PK-KM di PT Industri Kereta Api (Persero). Menurutnya, pengalaman kerja yang semakin kompetitif menjadi salah satu aspek penting bagi para perekrut.聽聽

Membaurkan Ilmu Elektronika dan Pemrograman

Mahasiswa yang biasa disapa Rafi itu mengatakan bahwa melalui kegiatan magang ini mahasiswa dapat mengonversi SKS sebanyak 20 鈥� 24 SKS. Sehingga, tidak ada mata kuliah yang tertinggal selama mengikuti magang. Kegiatan magang dapat memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengeksplor topik penelitian yang dapat digunakan dalam menyusun skripsi.

鈥淏anyak sekali topik yang tersedia di perusahaan magang, terlebih saya berada di Departemen Sistem dan Komponen Tier 1. Fokus posisi saya pada pengembangan komponen kereta. Seperti bogie monitoring yang pekerjaannya memiliki hubungan dengan mata kuliah elektronika dan pemrograman,鈥� ucap mahasiswa Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan (TRKB) itu.

Potret Muhammad Rafi Athallah Jatmiko bersama rekan-rekan magang di PT INKA (Sumber: Rafi)

Di departemen tersebut, Rafi tengah aktif mengerjakan proyek bogie monitoring pada kereta. Sebuah inovasi yang berpotensi mengubah masa depan industri perkeretaapian. Ia sedang mengembangkan alat yang akan memantau kondisi kereta secara real-time dan menentukan apakah kereta perlu perawatan. Pemantau tersebut dilengkapi dengan beberapa sensor seperti sensor getar, suhu, dan tekanan untuk rem kereta.

Akrab dengan Industri Perkeretaapian

Kegiatan magang di perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut bukan hanya sekadar pekerjaan rutin. Melainkan, jendela ajaib yang dapat membawa mahasiswa ke dalam dunia pembuatan kereta api. Rafi mengaku pengalaman yang ia dapat melalui magang di INKA telah membuka mata dan memberinya perspektif yang tak tergantikan.

鈥淜alau tidak magang di INKA, saya tidak akan menyaksikan setiap langkah dari proses pembuatan kereta api dari awal hingga akhir sebelum didistribusikan. Selain itu, saya dapat melihat proyek lainnya seperti Light Rail Transit (LRT), Battery Tram, dan masih banyak lagi. Tidak hanya itu, mahasiswa yang magang di sini mendapatkan kesempatan untuk terlibat dalam uji coba kereta hybrid pertama di Indonesia,鈥� tuturnya.

Rafi meyakini bahwa belajar melalui magang adalah cara terbaik untuk menggabungkan teori dengan praktik. Magang merupakan wahana untuk mengasah kemampuan, menyelesaikan tantangan, dan meraih kesuksesan dalam dunia kerja yang kompleks.

“Saya berharap, semoga pengalaman berharga di lingkungan BUMN ini akan menjadi bekal berharga yang dapat memperkuat peluang sukses di masa depan ketika memasuki dunia kerja,” tutup mahasiswa angkatan 2020 itu.

Penulis: Maissy Ar Maghfiroh

Editor: Binti Q. Masruroh

Artikel Magang di INKA, Mahasiswa FTMM Terlibat dalam Proyek Kereta Api pertama kali tampil pada 东京热.

]]>
Arya Studi di Kampus Politik Top 3 Dunia, Kampusnya Para Presiden di Prancis /arya-studi-di-kampus-politik-top-3-dunia-kampusnya-para-presiden-di-prancis/ Mon, 16 Oct 2023 05:50:35 +0000 /?p=242492 UNAIR NEWS – Indonesian International Student Mobility Awards (ISMA) merupakan salah satu program pemerintah yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar selama satu semester di kampus luar negeri. Menjadi peserta IISMA menjadi suatu kebanggaan tersendiri. Demikian dengan Arya Ahmad Afani, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), 东京热 (UNAIR). Melalui IISMA, Arya berkesempatan […]

Artikel Arya Studi di Kampus Politik Top 3 Dunia, Kampusnya Para Presiden di Prancis pertama kali tampil pada 东京热.

]]>
UNAIR NEWS – Indonesian International Student Mobility Awards (ISMA) merupakan salah satu program pemerintah yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar selama satu semester di kampus luar negeri. Menjadi peserta IISMA menjadi suatu kebanggaan tersendiri. Demikian dengan Arya Ahmad Afani, mahasiswa , 东京热 (UNAIR).

Melalui IISMA, Arya berkesempatan mengikuti study outbound di Sciences Po Paris, Prancis. Mahasiswa FISIP UNAIR itu telah memulai perkuliahan sejak Agustus dan akan berlangsung hingga Desember mendatang.

Kampus Para Presiden

Memiliki peringkat top 3 di dunia dalam bidang politik menjadikan Arya memilih Sciences Po Paris sebagai kampus tujuannya dalam program IISMA. Terlebih, lima dari delapan mantan presiden, bahkan Emmanuel Macron presiden saat ini merupakan alumni dari kampus tersebut.

Seperti kampus pada umumnya, seluruh mahasiswa juga mengikuti orientasi. Namun uniknya para peserta wajib memakai pakaian tradisional dari negara asalnya. Tak tanggung-tanggung, hadir dalam acara itu Walikota Le Havre yang pernah menjabat sebagai perdana menteri Prancis 2017-2020, 脡douard Philippe. Eduaord sendiri merupakan salah satu alumni Sciences Po Paris.

Kegiatan belajar di Sciences Po Paris terdiri dari tiga jenis. Yaitu, lecture dimana mahasiswa mendapatkan pembekalan materi untuk kelas seminar. Kedua yaitu kelas seminar atau kelas yang wajib mahasiswa ikuti dengan jumlah yang lebih sedikit. Serupa dengan seminar, di kampus ini juga mengadakan workshop yang bersifat optional.

鈥淪alah satu hal terbaru yang saya dapatkan adalah pengalaman belajar bersama mahasiswa terbaik di Prancis. Semua mahasiswa di sini memiliki antusiasime tinggi untuk belajar dan sangat suportif satu sama lain,鈥� ucap Arya.

鈥凄颈skusi dalam kelas juga sangat aktif dan dinamis karena setiap mahasiswa selalu melakukan readings terlebih dahulu sebelum kelas dimulai. Saya jadi terpacu untuk keep up dengan dinamika pembelajarannya,鈥� imbuh mahasiswa FISIP UNAIR itu.

Selain itu, para mahasiswa diajak untuk historical tour ke Rouen yang merupakan tempat Joan d鈥橝rc dieksekusi dan tour ke desa Montivilliers untuk belajar berinteraksi dengan para native speaker.

Perkaya Perspektif Global

Bagi Arya, Program IISMA berperan penting dalam upaya mencapai karir impiannya. Pengalaman ini memupuk kompetensi budaya, kemampuan beradaptasi, dan keterampilan bahasa, sehingga meningkatkan daya saing dirinya untuk berkarir sebagai diplomat.

Dengan keterlibatannya dalam sistem dan budaya pendidikan di luar negeri, Arya berharap dapat memperkaya perspektif secara global. Ia juga berharap dapat memberikan kontribusi positif terhadap almamater dan Indonesia secara signifikan.

鈥淪emoga cerita saya dapat memotivasi banyak mahasiswa Indonesia yang ingin belajar di luar negeri,鈥� tutupnya pada akhir wawancara. (*)

Penulis: Aidatul Fitriyah

Editor: Binti Q Masruroh

Artikel Arya Studi di Kampus Politik Top 3 Dunia, Kampusnya Para Presiden di Prancis pertama kali tampil pada 东京热.

]]>
Menjadi Peserta IISMA di Grenoble Ecole de Management Prancis, Mahasiswa Hukum UNAIR Belajar Bisnis /menjadi-peserta-iisma-di-prancis-mahasiswa-hukum-unair-belajar-bisnis/ Thu, 12 Oct 2023 08:48:06 +0000 /?p=242035 UNAIR NEWS – Indonesian International Student Mobility Awards (ISMA) merupakan salah satu program pemerintah yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar selama satu semester di kampus luar negeri. Menjadi peserta IISMA menjadi suatu kebanggaan tersendiri. Demikian dengan Alexander, mahasiswa Fakultas Hukum (FH), 东京热 (UNAIR). Melalui IISMA, Xander berkesempatan mengikuti study outbound di Grenoble Ecole de […]

Artikel Menjadi Peserta IISMA di Grenoble Ecole de Management Prancis, Mahasiswa Hukum UNAIR Belajar Bisnis pertama kali tampil pada 东京热.

]]>
UNAIR NEWS – Indonesian International Student Mobility Awards (ISMA) merupakan salah satu program pemerintah yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar selama satu semester di kampus luar negeri. Menjadi peserta IISMA menjadi suatu kebanggaan tersendiri. Demikian dengan Alexander, mahasiswa, 东京热 (UNAIR). Melalui IISMA, Xander berkesempatan mengikuti study outbound di Grenoble Ecole de Management, Prancis. Mahasiswa FH UNAIR itu telah memulai perkuliahan sejak Agustus dan akan berlangsung hingga Desember mendatang.

Kombinasi Bisnis dan Hukum

Mahasiswa FH UNAIR itu memilih program studi di bidang bisnis dan managemen. Walaupun kampus tujuannya memiliki rumpun keilmuan berbeda, Xander mengungkapkan bahwa kombinasi keilmuan bisnis dan hukum sesuai dengan rencana karir impiannya.

鈥淢ateri pembelajaran di sini adalah materi yang belum pernah saya belajar secara spesifik. Dalam hal ini, saya mempelajari terkait dengan Corporate Social Responsibility dan French Business and Culture atau tentang kebiasaan orang Prancis dalam berbudaya dan berbisnis,鈥� tutur Mahasiswa FH UNAIR itu.

鈥淪aya berencana untuk menjadi corporate lawyer di Indonesia. Tentu menjadi seorang corporate lawyer akan sangat memerlukan pengetahuan dan pemahaman terkait dengan dasar-dasar atau praktik bisnis. Saya berharap pemahaman saya dari ilmu akademik yang saya dapat selama belajar di program ini dapat membantu karir saya kedepannya,鈥� imbuh Xander.

Lebih lanjut ia juga mengungkapkan bahwa kampus tujuannya memiliki standarisasi penilaian yang berbeda dengan sistem pendidikan di Indonesia. Dalam hal ini, beberapa mata kuliah di Grenoble Ecole de Management tidak memberlakukan final exam seperti kampus umumnya.

鈥淧enilaian utama adalah partisipasi dan kontribusi di dalam kelas, sehingga menciptakan atmosfer pendidikan yang aktif, di mana mahasiswa akan membaca materi sebelum perkuliahan agar dapat berkontribusi dalam diskusi,鈥� ujar mahasiswa FH UNAIR itu

Perbedaan Budaya dan Bahasa

Berkesempatan merasakan atmosfer studi di Prancis tentu memberikan banyak sekali manfaat untuk Xander. Salah satunya adalah dapat mempelajari bahasa Prancis dengan native speaker secara langsung. Selain itu, mahasiswa FH UNAIR itu juga mendapatkan  kesempatan untuk berjejaring dengan mahasiswa asal negara lain dan mempelajari culture diversity dari peserta lain.

鈥淢emahami berbagai bentuk dan keunikan budaya-budaya dari negara asing. Tentu hal ini akan memberikan saya pemahaman lebih untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan. Sehingga dengan mengetahui bagaimana harus bersikap di lingkungan yang berbeda, saya berharap hal tersebut dapat membantu mengembangkan soft skill saya seperti kemampuan beradaptasi yang tentunya sangat krusial di dunia pekerjaan atau karir kedepannya,鈥� curah Xander.

Bukan hal yang mudah bagi Xander untuk beradaptasi di lingkungan baru. Terlebih lagi, tidak banyak warga lokal yang berbahaya Inggris. Sehingga, Xander harus terbiasa untuk menggunakan bahasa Prancis pada setiap awal percakapan.

鈥淪aya mencoba belajar bahasa setempat agar dapat berkomunikasi lebih efektif dan menambah keakraban dengan warga sekitar. Namun juga penting untuk memahami nilai-nilai, norma, dan tradisi budaya lokal,鈥� pungkasnya.

Dalam hal ini, Xander mencoba melibatkan diri dengan membaca, berbicara dengan penduduk lokal agar dapat memahami culture mereka, serta mempraktekkan toleransi untuk menghormati budaya satu sama lain. (*)

Penulis: Aidatul Fitriyah

Editor: Binti Q Masruroh

Artikel Menjadi Peserta IISMA di Grenoble Ecole de Management Prancis, Mahasiswa Hukum UNAIR Belajar Bisnis pertama kali tampil pada 东京热.

]]>