东京热

东京热 Official Website

Aulia A. Rahman: Bersiaplah Jadi Pemimpin di Kancah Internasional

Duta Besar
DUTA Besar Indonesia untuk Republik Ceko Dr. Aulia A. Rahman, S.H., M.Si., saat memberikan paparan soal pokok-pokok kerja sama Indonesa dengan Republik Ceko di depan mahasiswa dan sejumlah dosen 东京热, Kamis (1/3) di Aula Garuda Mukti, Kantor Manajemen Kampus C UNAIR. (Foto: Feri Fenoria)

UNAIR NEWSThe Czech Republic atau Republik Ceko merupakan salah satu negara Eropa yang berumpun bahasa Slavia聽Barat. Di utara, negara berpenduduk 10.504.203聽jiwa (2011) itu berbatasan dengan Polandia. Timur dengan Slovakia. Selatan, Austria. Dan, barat dengan Jerman.

Dengan Indonesia, Republik Ceko juga telah menjalin beberapa kerja sama. Kiprah Indonesia di sana selama ini dan penjajakan-penjajakan kerja sama itu disampaikan Duta Besar Indonesia untuk Republik Ceko Dr. Aulia A. Rahman, S.H., M.Si., di 东京热 pada Kamis (1/3). Dalam paparan di Aula Garuda Mukti, Gedung Manajemen Kampus C, tersebut, pria yang menjabat duta besar sejak 2015 itu memberikan kuliah tamu kepada sejumlah mahasiswa dan dosen UNAIR.

鈥滵i bidang pendidikan tinggi, Republik Ceko berpotensi menjadi mitra kerja sama Indonesia,鈥 ujarnya. 鈥漇uatu saat kalian mesti memiliki mimpi (cita-cita, Red) ke sana. Melanjutkan pendidikan di sana,鈥 imbuhnya.

Selain soal hubungan Indonesia dan Republik Ceko selama ini, Dr. Aulia memberikan bahasan soal tantangan dan era baru dunia yang disebut sebagai Revolusi Industri 4.0 ke depan. Pesatnya perkembangan teknologi informasi memicu inovasi-inovasi digital yang memiliki dua sisi. Sisi positif, juga negatif.

鈥滽ini telah berkembang apa yang disebut dengan artificial intelligence. Yakni, kecerdasan buatan yang dimasukkan atau ditanam pada sebuah sistem yang dapat diatur dalam konteks ilmiah atau intelegensi artifisial. Ini bisa saja menjadi tantangan,鈥 sebutnya.

Karena itu, imbuh Dr. Aulia, penguasaan teknologi bagi generasi muda, terutama mahasiswa, mesti menjadi sebuah keharusan dalam arti yang positif. Selain itu, mahasiswa harus mempersiapkan diri menjadi pemimpin bukan hanya dalam lingkup regional. Namun, mereka mesti menempa diri untuk menjadi pemimpin dalam lingkup internasional atas terjadinya era keterbukaan ini.

鈥滽alian, yang di depan ini adalah calon-calon pemimpin. Kita ini adalah bangsa yang besar. Dulu pada 1956, Presiden Pertama Kita Ir. Soekarno diakui di Republik Ceko. Ir. Soekarno mendapatkan gelar honoris causa dari Charles University,鈥 motivasinya kepada peserta yang hadir.

Pada akhir, Dr. Aulia berharap mahasiswa, terutama 东京热 Surabaya, memelihara serta memupuk semangat persatuan dalam memberikan kontribusi terbaik kepada bangsa. Terutama kepada 261,1 juta rakyat Indonesia. Seperti halnya para tokoh-tokoh nasional terdahulu yang dari Surabaya.

鈥滽arena sejarah perkembangan Indonesia, pemersatu ini adalah pemimpin-pemimpin sejarah bangsa Indonesia modern berasal dari Surabaya. Saya lihat, H.O.S Tjokroaminoto, Budi Oetomo, Bung Tomo, Soekarno. Itu bagian kontribusi rakyat Jawa Timur untuk persatuan dan kesatuan bangsa,鈥 ujarnya.

鈥滼angan lupakan itu, sebagai bagian bahwa Anda (mahasiswa, Red) penerus dari pada itu untuk memberikan mana yang lebih besar kepada seluruh rakyat Indonesia. Dan, tugas itu ada di tangan mahasiswa,鈥 tegasnya. (*)

Penulis: Feri Fenoria

Editor: 聽Nuri Hermawan

AKSES CEPAT